Walau Pandemi Pramuka Tetap Kreatif di Giat Prestasi 2020 Special New Normal

SMP & SMA Daarul Qur’an Tangerang Peraih Juara Umum Giat Prestasi 2020 Spesial New Normal Tingkat Penggalang dan Penegak

(Sabtu,17/10/20) Giat Prestasi merupakan event rutin yang diadakan Pramuka UIN Jakarta setiap setahun sekali. Berisi berbagai macam mata lomba kepramukaan untuk tingkat pramuka penggalang dan penegak yang berpangkalan di tiga provinsi, yakni DKI Jakarta, Jawa Barat dan Banten.

Perlombaan dibuka pada tanggal 20 September 2020 hingga puncak acara pada tanggal 17 Oktober 2020. Ada 16 mata lomba yang terbagi dua, 8 lomba untuk tingkat penggalang dan 8 untuk tingkat penegak. Meliputi pioneering, SMS (Semaphore, Morse dan Sandi), semaphore dance, fotografi, desain logo, pembacaan cerpen, cipta puisi, yel-yel, PKS (Pengetahuan Kepramukaan dan Survival) dan video reportase.

“Jadi, Giat Prestasi kali ini beda dengan tahun-tahun sebelumnya, karena kita tidak boleh banyak berkumpul dan melakukan aktivitas di luar batasan tertentu, walau begitu saya sangat mengapresiasi para panitia yang mampu merancang konsep perlombaan yang dapat meningkatkan daya kreativitas dan keinginan peserta untuk kembali beraktivitas.” Ungkap Kak Lezi Aulia selaku ketua pelaksana Giat Prestasi 2020 Special New Normal.

Dalam penilaiannya, Giat Prestasi mengundang para juri yang berkompeten di bidangnya. Baik dari jajaran senior racana maupun para aktivis pramuka di luar racana.

Adanya kegiatan ini membuktikan bahwa pandemi tak menjadi penghalang untuk tetap produktif dalam mengasah kemampuan, potensi dan kreativitas yang positif.

Kak Banu Muhammad Al-Kindy, selaku juri, anggota DKD DKI Jakarta dan purna Ketua Dewan Racana tahun 2019 mengatakan, “Dalam segala keterbatasan ini, alangkah baiknya kita tidak meninggalkan produktivitas dan selalu mengedepankan bagaimana cara melakukan hal yang positif. Nah kegiatan Giat Prestasi spesial new normal ini merupakan hal yang keren dan spektakuler, yang harus terus dipertahankan sebagai media silaturahmi antar warga racana dan antar TD se-DKI Jakarta atau Jabodetabek untuk meningkatkan kualitas kerja tim dan solidaritas. Yang terpenting kita harus tetap jaga kesehatan.” Pungkasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published.