Sistem Among dalam Pendidikan Kepramukaan

Buletin Pramuka Rafani Edisi 02
oleh : Lila Mustainah dan M Rizzalludin Hizza (Kelompok Kerja Penelitian dan Pengembangan)

Sistem Among dalam Pendidikan Kepramukaan merupakan hasil pemikiran dari seorang yang kita kenal sebagai Bapak Pendidikan, Raden Mas Suwardi Suryaningrat atau Ki Hajar Dewantara. Hasil pemikiran beliau ini tidak hanya dijadikan sebagai prinsip pembinaan dalam Kepramukaan saja, akan tetapi juga dipakai sebagai pertimbangan dalam merumuskan sistem pendidikan nasional secara lebih luas. Sistem Among dalam Gerakan Pramuka akan memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk mengembangkan pribadi, bakat, kemampuan, dan cita-citanya. Oleh karenanya peserta didik haruslah diperlakukan sebagai subjek pendidikan.

Sistem Among digunakan secara terpadu, tidak terpisah-pisah dan saling berkaitan untuk semua golongan dalam Gerakan Pramuka. Dimulai dari golongan Siaga, Penggalang, Penegak hingga Pandega. Tentunya hal ini sejalan dengan proses pertumbuhan dan perkembangan peserta didik dalam proses pendewasaan diri, baik psikis, mental, pengetahuan, pola pikir hingga pengalaman hidup.

Leave a Reply

Your email address will not be published.